Ada sebuah pepatah terkenal, “Menuntutlah ilmu sampai negeri China.” China menjadi sebuah simbol kebudayaan tinggi
di muka bumi
ini. Selain kebudayaannya, China pun menjelma menjadi sebuah negara adidaya yang sudah bisa disetarakan dengan Amerika sekalipun. Keindahan alam, budaya homo super sapiens, dan dipadu dengan teknologi akomodasi mutakhir menjadi tiga daya tarik China di mata dunia.
Jika saat sekolah kita mendengar pepatah di atas, maka pertengahan April lalu, Distributor HD mengganti pepatah itu menjadi, “Berwisatalah sampai ke negeri China.” Bukan lagi untuk belajar, tetapi untuk berwisata gratis. Yes, It was time for fun! Itu hanya bisa didapatkan melalui bisnis luar biasa ini.[HD] 
Hari ke-1
12 April 2011, Jakarta (Surabaya) - Chengdu
Berangkat dari Jakarta menuju Chengdu, transit di Guangzhou. Tiba di Chengdu, makan malam dan menuju hotel untuk beristirahat. Tiba di Hotel Yin He Dynasty, hotel berbintang empat, sekitar jam 11 malam.
Hari ke-2
13 April 2011, Chengdu - Jiuzhaigou
Setelah makan pagi, kami check out dan menuju bandara untuk penerbangan menuju Jiuzhaigou. Tiba di Jiuzhaigou, kami “serbu” hidangan makan siang sebelum meluncur, mengunjungi desa tempat tinggal komunitas Tibet sejak gempa tahun 2008. Di sana banyak toko suvenir dan makanan khas Tibet yang disajikan diiringi nyanyian dan tarian setempat. Malamnya, kami menuju Hotel Jiuzhai Paradise, hotel berbintang lima yang sangat memesona.
Hari ke-3
14 April 2011, Jiuzhaigou
Hari ini, seharian penuh kami diajak untuk mengunjungi Jiuzhaigou Scenic Area dengan
menggunakan private bus. Untaian pemandangan menyita perhatian kami, seperti Treasure Mirror Cliff, Five Flower Lake, Sleeping Dragon Lake, Nuorilang Waterfalls, Long Lake, Five Color Lake, dan Pearl Waterfall yang merupakan air terjun terindah di Jiuzhaigou. Setelahnya, kami diajak menuju Tea House yang terkenal serta menyaksikan show Tibetian Qiang Minority Show hingga pukul 21.15.
Hari ke-4
15 April 2011, Jiuzhaigou - Chengdu
Setelah makan pagi, kami menuju Zang & Qiang Minority Art Exhibition Hall untuk berbelanja, baru kemudian ke Airport untuk terbang ke Chengdu. Begitu tiba di Chengdu, kami pun mengunjungi Du Fu’s Thatched Cottage yang dulunya merupakan tempat tinggal penyair terkenal Du Fu yang hidup di jaman Dinasti Tang. Lalu, diajak berkeliling mengunjungi menuju Wu Hou Temple yang dipersembahkan untuk mengenang Zhuge Liang, pahlawan pada jaman SamKok. Karena ada sisa waktu, kami diajak menuju Chun Xi Road untuk berbelanja. Setelah makan malam bersama, kami pun ke Hotel Yin He Dynasty. Bagi yang belum capek, bisa mengikuti acara tour tambahan (optional tour) di The Changing Face Show pada malam hari.
Hari ke-5
16 April 2011, Chengdu – Zhangjiajie
Satu yang menarik hari ini adalah wisata menuju Jinli Culture Street untuk berbelanja berbagai macam barang tradisional. Kemudian ke Tea House, sebuah pusat obat tradisional, yang terkenal. Sangat kental nuansa China-nya. Eksotis! Setelah makan siang, kami kembali ke Chun Xi Road untuk
menghabiskan waktu sambil berbelanja. Hingga malam hari setelah makan malam, diantar menuju airport untuk penerbangan ke Changsa. Lalu, melanjutkan perjalanan ke Zhangjiajie dengan bis.
Hari ke-6
17 April 2011, Zhangjiajie
Setibanya di Zhangjiajie, kami diajak berkeliling menuju National Forest Park, Huang Shi Zhai by cable car, Jin Bian Brook. Di sepanjang di lokasi ini, kami dapat melihat keindahan pemandangan yang sangat menakjubkan. Kunjungan hari ini adalah menuju Pabrik penghasil Sutera dan Teh tradisional hingga sore hari. Setelahnya, kami kembali ke hotel untuk beristirahat.
Hari ke-7
18 April 2011, Zhangjiajie - Changsa
Pagi setelah check out dari hotel, kami berkeliling lagi di Zhangjiajie, yaitu ke Tian Zi Mountain dengan menggunakan cable car dimana Anda dapat melihat keindahan pemandangan dari atas bukit dengan keti
nggian 1.260 meter; kemudian menuju He lung Park, Xi Hai. Kami melihat sekeliling kami banyak terdapat hutan batu yang sangat indah. Yang tidak bisa dilewatkan begitu saja, kami mengunjungi toko mutiara dan Perhiasan. Selesai acara, berangkat menuju Changsa untuk bermalam.
Hari ke-8
18 April 2011, Changsa – Jakarta (Surabaya)
Setelah seminggu menikmati rangkaian wisata yang sangat luar biasa, kami harus berkemas untuk kembali ke Indonesia dengan membawa seribu satu kenangan. Setelah makan pagi, kami diantar menuju airport untuk terbang ke Jakarta dengan transit di Guangzhou. Bagi rekan-rekan yang tujuan akhirnya Surabaya, Hongkong menjadi tempat transitnya.
Mereka semua sudah membuktikan menariknya wisata luar negeri bersama High-Desert. Sekarang, saat Anda semua membuktikannya sendiri. Sampai jumpa di wisata luar negeri selanjutnya!