Anorexia
Anorexia
nervosa dan bulimia nervosa adalah dua jenis gangguan pola makan
yang paling populer. Bila bulimia adalah tindakan untuk mengurangi atau mempertahankan
berat badan, maka anorexia adalah bentuk melaparkan diri secara sengaja. Bila
bulimia dipicu oleh keinginin untuk menurunkan berat badan karena merasa sudah
makan sangat banyak pada suatu kesempatan, maka anorexia dipicu oleh anggapan
si penderita kalau ia masih mengalami kelebihan berat badan, padahal tubuhnya
sudah sangat kurus.
Satu
hal yang mengkhawatirkan mengenai anorexia adalah fakta bahwa kelainan ini berhubungan
dengan kondisi psikologis si penderita. Bagi penderita anorexia, mengurangi
berat badan merupakan cara untuk mencapai kebahagiaan dan dasar untuk mendapatkan
kepercayaan diri. Anorexia menjadi cara yang tidak sehat untuk mengendalikan
masalah emosional karena merasa tidak bahagia, mencapai kesempurnaan karena
merasa badannya masih sangat gemuk, dan keinginan untuk mengendalikan tubuh
sendiri dengan cara menolak makanan.
Walaupun
mereka sangat percaya kalau berat badan yang berkurang adalah cara utama untuk
mencapai kebahagian, mereka tidak memahami kalau kebiasaan itu sebenarnya bersifat
destruktif. Para dokter telah membuktikan, pemilik berat badan di bawah level
tertentu cenderung kehilangan kemampuan untuk mengambil keputusan rasional.
Anorexia
biasanya diawali dengan diet normal, namun diet normal ini kemudian berubah
menjadi melaparkan diri sendiri sehingga menjadi diet yang tak terkendali. Gejala
anorexia cukup beragam, yakni dari berat badan berkurang secara ekstrim tanpa
alasan medis yang jelas hingga kebiasaan makan yang buruk dan berangsur-angsur
berubah jadi ritual. Salah satu kebiasaan buruk itu adalah memuntahkan makanan
yang telah dikonsumsi, bahkan hingga mencapai tingkat kelaparan.
Kebiasaan
buruk ini akan membuka peluang penderita anorexia untuk mengalami berbagai komplikasi,
seperti kematian, anemia, jantung bermasalah, tulang rapuh, paru-paru bermasalah,
menstruasi terganggu bagi perempuan atau testosteron berkurang bagi pria, gangguan
pencernaan, abnormalitas kadar elektrolit tubuh, serta gangguan ginjal.
Mengapa
seseorang bisa menderita anorexia? Sejauh ini ditemukan tiga faktor pemicu kelainan
ini.
Faktor
biologis adalah alasan pertama. Studi menunjukkan, seorang remaja putri yang
memiliki ibu atau kakak dengan kelainan ini memiliki risiko yang lebih besar
untuk menderita anorexia. Temuan ini berkaitan dengan kecenderungan genetis
mengenai konsep kesempurnaan dan sensitivitas. Ditemukan pula beberapa bukti
kalau serotonin juga berperan terhadap kelainan ini. Serotonin adalah zat kimia
di otak yang berhubungan dengan depresi.
Yang
kedua adalah faktor psikologis. Mereka yang mengalami anorexia cenderung menganggap
diri tidak bernilai. Ada pula yang memilik kepribadian obsesif-kompulsif yang
memudahkan mereka untuk melaparkan dirinya. Selain itu, keinginan untuk memiliki
penampilan yang sempurna juga menjadi penyebab anorexia karena mereka akan selalu
merasa kalau berat badan mereka masih berlebihan.
Faktor
sosial budaya juga ternyata dapat memicu seseorang menjadi anorexia. Tayangan
media yang kerap menampilkan model yang kurus dapat mempengaruhi konsep seseorang
mengenai kesempurnaan fisik, terutama bagi remaja putri.
Jalankan Pola Diet Sehat
Anorexia
bisa menjadi kronis dan sulit untuk disembuhkan. Tetapi, perawatan yang tepat
terbukti mampu membantu sepertiga jumlah pasien hingga sembuh total dan sepertiga
lainnya menunjukkan perkembangan signifikan.
Dengan
perawatan yang tepat pula, maka penderita akan mendapatkan konsep diri yang
lebih baik dan masuk akal, memperkecil risiko komplikasi, serta kembali ke pola
diet yang sehat.
Pola
diet yang sehat ditandai dengan makan seimbang dengan porsi yang benar. Jangan
makan terlalu sedikit atau terlalu banyak. Pola makan yang sehat tidak akan
membuat seseorang merasa lapar atau terlalu kenyang.
Konsumsilah
dua tablet HD Trimee II yang dilarutkan dalam segelas air di saat Anda
sedang makan. HD Trimee II akan mengeluarkan lemak yang Anda konsumsi
dalam bentuk feses. Pun, asam sitratnya akan menekan nafsu makan Anda sehingga
Anda akan merasa kenyang lebih cepat.
Lakukan
olahraga kecil setiap hari. Kebiasaan itu tidak akan melukai Anda. Mulailah
dengan berjalan santai di pagi hari atau sejam di gym. Ingat, jangan berlebihan.
Anda hanya akan merusak badan sendiri bila Anda berolahraga secara berlebihan.
Oleskan
HD Bodimate sebelum Anda berolahraga. Bagian tubuh yang diolesi HD
Bodimate akan mengalami pembakaran lemak yang lebih banyak dan efektif dibandingkan
daerah yang tidak diolesi.
Bagaimana?
Sederhana bukan. Hanya dengan mengatur pola makan, berolahraga teratur, mengonsumsi
HD Trimee II, dan mengoleskan HD Bodimate, maka Anda sudah melakukan
diet sehat. Yakini kalau berat badan Anda tidak akan berkurang dramatis karena,
pada dasarnya, diet yang sehat memang tidak akan menunjukkan hasil instan.
Bertekun
dengan pola diet yang sehat dan terkendali akan menghindarkan Anda dari kemungkinan
menderita anorexia.
Karena
Anda berharga sebagaimana adanya Anda.