Flu Babi: Turut Panik atau Tidak?
Media cukup bersemangat mempublikasikan berita tentang flu babi. Kenali flu
babi sebelum memutuskan apakah Anda harus khawatir atau tidak.
Sama
seperti flu burung, flu babi adalah jenis flu yang semula diduga tidak akan
menyerang manusia. Tetapi pemberitaan media belakangan ini membuktikan dugaan
itu salah. Ternyata virus flu beralias H1N1 ini dapat mengubah molekul DNA-nya
sehingga menghasilkan subtipe baru yang mampu menyerang manusia.
Mengapa
para ahli kesehatan khawatir dengan flu babi?
- Flu babi yang
menyerang manusia adalah jenis flu baru sehingga belum ada vaksin yang dipersiapkan
untuk itu.
- Dalam beberapa
bulan saja, flu babi berkembang pesat di Meksiko. Hingga April 2009, sebanyak
2.500 orang diduga terinfeksi flu ini.
- Infeksinya
berkembang pesat. Para penderita di Meksiko biasanya mengalami masalah pernafasan
yang fatal setelah batuk, demam, dan merasa sakit selama seminggu.
- Virus ini
telah menyebar ke luar Meksiko, yakni ke Amerika Serikat dan Eropa.
- Flu babi termasuk
virus flu strain (jenis) A. Virus flu strain A dianggap bertanggung
jawab atas pandemik influenza mematikan yang menyerang setiap 10 sampai
40 tahun.
Bagaimana
dengan Indonesia?
Hingga saat
ini, belum ditemukan kasus flu babi di Indonesia, namun pihak-pihak terkait
sudah melakukan langkah-langkah siaga. Anda pun harus turut melakukan tindakan
pencegahan dengan:
- Perhatikan
gejala-gejala yang berkaitan dengan sistem pernapasan. Bila Anda atau anggota
keluarga Anda menunjukkan gejala yang dicurigai sebagai gejala flu, Anda
harus lebih waspada, terutama bila dilanjutkan dengan demam.
- Bila Anda sedang sakit, disarankan tidak keluar rumah karena bila Anda ternyata terkena flu babi, Anda sudah bisa menularkannya ke orang lain, bahkan sebelum Anda mulai menunjukkan gejala-gejalanya.
- Bersihkan
seluruh tangan Anda sesering mungkin. Virus flu dapat bertahan selama dua
jam di permukaan benda, misalnya di gagang pintu.
- Bila Anda
memiliki asma atau penyakit jantung, Anda disarankan untuk mengenakan masker
bila berada di ruang publik, terutama tempat yang terinfeksi.
- Bersiaplah!
Bila perlu, hubungi kantor Departemen Kesehatan di daerah Anda dan tanyakan
rencana mereka bila flu babi menginfeksi daerah Anda. Minta resep obat flu
kepada dokter Anda sebagai bentuk pertolongan pertama bila Anda atau anggota
keluarga Anda menunjukkan gejala-gejala flu. Dan, yang tak kalah penting,
optimalkan daya tahan tubuh Anda dengan mengonsumsi suplemen kesehatan yang
tepat.
Tingkatkan
Daya Tahan Tubuh Anda
Hingga April 2009, vaksin flu babi belum ditemukan. Walaupun Indonesia bukan
daerah terinfeksi hingga saat ini, Anda sebaiknya meningkatkan daya tahan tubuh
Anda sebagai persiapan untuk kemungkinan terburuk.
Konsumsilah
HD Bee Propolis secara teratur. Produk ini mengandung bee propolis
yang telah terbukti efektif melawan bakteri, virus, dan jamur yang dapat mengganggu
kesehatan tubuh. Bagusnya lagi, bee propolis bahkan telah terbukti efektif
melawan virus-virus flu yang berasal dari strain yang sudah dikenal.
Ini jelas membuktikan potensi bee propolis untuk turut mengatasi flu
babi.
Mengonsumsi
HD Bee Propolis juga akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh
secara alami. Kandungan polifenolnya akan membantu meningkatkan produksi dan
aktivitas sel-sel imun di tubuh Anda. Semakin tinggi kandungan polifenol suatu
produk, maka semakin tinggi pula daya anti-oksidannya. Dan, HD Bee Propolis
memiliki level polifenol yang jauh lebih tingggi daripada produk dan buah-buahan
anti-oksidan lainnya.
Asupan
HD Bee Propolis secara teratur akan menjadi tameng dan senjata Anda bila
suatu saat virus flu babi menyerang! Dengan HD Bee Propolis, Anda tidak
perlu ikut panik! Konsumsilah HD Bee Propolis sedini mungkin untuk Anda dan keluarga yang Anda sayangi.
[Keterangan
foto: Tentara Meksiko membagikan masker pada 24 April 2009 sebagai tindakan
pencegahan terhadap flu babi. Sumber: abcnews.go.com.]