Produk
High-Desert Dynamic Trio + Saw Palmetto merupakan perpaduan bee pollen,
bee propolis, dan royal jelly (Dynamic Trio) ditambah dengan ekstrak buah
saw palmetto dan berbagai bahan lain seperti konsentrat buah cranberry,
unsur seng, vitamin E, dan tanaman Pygeum africanum. Bahan-bahan tersebut
secara sinergis akan memberikan hasil optimal dalam menangani pembengkakan
kelenjar prostat karena sangat mudah diserap oleh tubuh manusia. Sehingga,
kandungannya bekerja efektif dan memberikan hasil.
Pembengkakan
kelenjar prostat atau benign prostate hyperplasia (BPH) merupakan peradangan
pada kelenjar prostat sehingga prostat membengkak dan menyebabkan pria
menjadi lebih sering buang air kecil yang tak jarang disertai rasa sakit.
Secara umum, sekitar 90 persen pria berusia 50 tahun ke atas mengalami
pembesaran kelenjar prostat. Saat ini, pembengkakan kelenjar prostat
mulai menyerang pria berusia di bawah usia 50 tahun.
Prostat
membesar akibat aktivitas dihydrotestosterone (DHT). Hormon dihydrotestosterone
(DHT) terbentuk dari hormon pria testosteron yang bereaksi dengan enzyme
5-alpha-reductase. Enzim tersebut pada DHT membuat sel prostat terkondisi
seperti ketika masa puber dan terus berproduksi. Sehingga, produksi
sel prostat menjadi berlebih, yang menyebabkan kelenjar prostat tumbuh
menjadi besar (bengkak). Dalam hal ini, kandungan senyawa liposterolic
dalam tumbuhan saw palmetto dapat membantu mengurangi bengkak pada kelenjar
prostat dengan menurunkan jumlah dihydrotestosterone.
Saw
palmetto adalah tumbuhan obat yang banyak dijumpai di Amerika Utara,
termasuk jenis palem yang tumbuh di tanah berpasir dan memiliki bentuk
daun seperti jari. Liposterolic adalah salah satu jenis senyawa yang
larut di dalam lemak (fatsoluble) dari ekstrak saw palmetto mengandung
asam lemak, senyawa sterol, dan senyawa ester. Ekstrak tersebut diduga
dapat menurunkan jumlah dihydrotestosterone (bentuk aktif dari hormon
testosterone.
Bahan
aktif lain seperti anti-estrogen dan anti-androgenic dalam ekstrak saw
palmetto tidak hanya mengontrol aktivitas DHT, tapi juga menghambat
kerusakan pada sel prostat. Karena itulah, saw palmetto mampu mengurangi
tingkat peradangan dan risiko pembesaran prostat, sehingga zat tersebut
baik untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan vitalitas pria.
Bukan
hanya untuk mengatasi masalah pada kelenjar prostat, penduduk asli Amerika
(bangsa Indian) secara tradisional telah menggunakan buah tumbuhan saw
palmetto sebagai obat untuk mengatasi iritasi kandung kemih, saluran
kemih, dan membantu mengatasi menurunnya libido pria. Hal ini karena
kandungan zat-zat yang telah disebutkan di atas dapat merangsang selaput
lendir saluran kemih. Selain itu, mereka juga menggunakan buah saw palmetto
sebagai tonikum, obat bronkitis, pelancar air seni, dan zat penenang
(sedatif).
Untuk
menghindari gangguan prostat, pria berusia 40 tahun ke atas perlu menjalani
pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur; tidak mengonsumsi
minuman beralkohol; mengonsumsi makanan dengan kandungan antioksidan tinggi
seperti tomat, alpukat, dan kacang-kacangan; mengurangi konsumsi daging
dan lemak hewan lainnya; juga tidak lupa memeriksakan kesehatan prostat
secara rutin ke dokter.