Keraguan Yang Terjawab
Nama
: dr. Ahmad Haspiani
Nomor ID : 589967K
Sponsor : Herman Petrus
Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat.
Alhamdulillaahirabbil alaamin.
Puji syukur saya haturkan kepada Allah SWT. Shalawat dan salam semoga
selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW sehingga keraguan saya terjawab, di
mana keberhasilan saya di dalam menapaki peringkat Double Diamond ini
tidak lepas dari bantuan dan support para upline serta downline, termasuk crossline
yang saya cintai.

Terima
kasih saya haturkan pada Pak Herman, Ir. Adi Purnomo & Ibu Karyana, Bp.
Dersapto, Pak Lion & Bu Anggraeni Djajono, Bu Sherly, para upline yang luar
biasa yang selalu men-support saya di dalam menjalankan HD. Terimakasih
juga saya sampaikan kepada Pak Surianto, Pak Damek, Pak Rio, Pak Munir, dan
semua rekan kerja saya yang tidak bisa saya sebut satu persatu. Tak lupa, terima
kasih kepada Bp. Julianto Eka Putra, Mr. Peter Chia, dan seluruh Manajemen HD
yang selalu mendukung saya. Tanpa Anda semua, saya tidaklah mampu mendapatkan
hal tersebut di atas.
saya
mungkin salah satu dari sebagian besar orang yang tidak pernah percaya akan
keberhasilan dalam bisnis MLM, termasuk HD. Berawal saat Pak Herman dan Pak
Dersapto mengajak saya bergabung untuk menjalankan bisnis ini, dengan tegas
saya jawab, "Saya tidak percaya orang bisa sukses dalam bisnis ini, walaupun
saya sudah mengenal produk HD sebelum mereka mengajak saya bergabung."
Namun, dengan kegigihan dan keuletan mereka, saya akhirnya menyerah dan menyutujui
ajakan mereka.
Selama
8 bulan sejak bergabung, saya tetap tidak menjalankan bisnisnya karena keraguan
dan ketidakyakinan tersebut. Keadaan mulai berubah ketika Oktober 2007, saya
dipaksa mengikuti Road to Success (RTS) di Banjarmasin. Di situlah pertama
kali wacana pemikiran saya terbuka dan berubah sehingga memahami bahwa bisnis
ini patut untuk diperjuangkan. Tetapi, masih saja saya ragu dan tidak yakin
apakah saya bisa sukses dalam bisnis ini.
Secara
jujur, saya akui bahwa hal yang membuat saya ragu adalah faktor usia dan faktor
pekerjaan. Menurut saya, pekerjaan saya sebagai tenaga medis sudah cukup menyita
waktu. Dan, saya juga berpikir bahwa profesi itu cukup menjanjikan untuk kehidupan
mendatang. Terlintas pula di pikiran saya bawa di bisnis ini, saya harus bersusah
payah untuk belajar lagi dari awal. Ditambah risiko terbesar bila saya menjalankan
bisnis ini adalah apabila produk yang menjadi andalan dari HD tidak terbukti
nyata, maka otomatis akan membuat pasien tidak percaya lagi kepada saya, bahkan
bukan tidak mungkin tidak akan datang lagi ke tempat praktek saya. Dengan begitu,
berarti saya menghancurkan salah satu pintu penghasilan keluarga.
Berkat
bimbingan para upline dan dukungan rekan kerja, keraguan itu sedikit demi sedikit
mulai tersingkap. Hal itu berawal dari satu pasien yang terbantu dan sembuh
berkat produk HD. Hal itu membuat keyakinan saya semakin mantap untuk menjalankan
bisnis HD ini. saya menyadari bahwa Allah SWT telah memberikan kesempatan kepada
saya untuk membantu sesama melalui bisnis HD ini, terutama bagi rekan kerja
yang telah terbantu kesehatan fisik maupun finansial mereka. Sekali lagi, Allah
SWT menunjukkan bahwa saya belajar untuk menerima tanggung jawab saya untuk
senantiasa meng-upgrade kemampuan, mau belajar, dan berubah melalui proses untuk
menjadi saluran berkat bagi sesama.
Keraguan
yang selama ini muncul di benak saya telah terjawab tuntas berkat doa dan kerja
keras, serta bantuan dari semua rekan kerja. Hikmah terbesar yang bisa saya
petik adalah bahwa jika kita mempunyai kesungguhan dan mau berproses dengan
belajar di segala bidang usaha Allah SWT tentu akan memberikan jalan bagi kita.
Di sini, saya dituntut untuk menjadi pribadi yang mau dan terus belajar sampai
kapanpun. Lakukan 3M + 1 = Membaca, Mendengarkan, Mengikuti Pertemuan, plus
Melakukan Action.
Insya
Allah, jalan untuk menuju kesuksesan akan senantiasa terbentang di hadapan kita.
Akhir
kata, impian, harapan, dan cita-cita membutuhkan usaha nyata, bukan angan-angan
belaka. So, do it now!
Go
Crown!