|
Bersabar dan Bertekun Menjalani Proses
Nama: Faisal Sobirin dan Fatriani
Nomor ID: 372872J
Sponsor: Limelly
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Selamat Pagi!
Puji
syukur alhamdulillah atas segala berkah yang dikaruniakan Allah SWT kepada
kami sehingga kami menerima amanah sebagai Double Diamond.
Terima
kasih setulusnya kepada mentor-mentor kami: Bp. Julianto, Bp. Tjandra G., Bp.
Alex, Bp. Tony, Bp. Mulyadi, dan teristimewa untuk upline sekaligus saudara
kami, Ibu Limelly, yang dengan sabar telah membimbing kami sehingga kami diizinkan
bertumbuh sampai hari ini. Juga, orang tua kami berdua yang senantiasa mendukung
perjuangan kami dalam doa.
Terima
kasih pula untuk rekan-rekan kami yang selama ini telah bergandengan tangan
bersama menjalani indahnya proses yang menempa kami menuju gerbang kesuksesan:
Ibu Rosmini, Ibu Masnah, Ibu Ratna Juwita, Bapak Aan dan Ibu Sapta, Leny, Ibu
Yosi, Pak Albar, Pak Ansori, serta semua rekan kerja yang tidak bisa saya sebutkan
satu-persatu. Peringkat Double Diamond ini adalah pencapaian perjuangan kita
bersama.
Tak
pernah terbayangkan pada awalnya jika saya akan menekuni bisnis MLM ini secara
serius. Jujur, awalnya saya termasuk golongan orang yang sangat anti dengan
MLM. Dahulu, saya berpikir bahwa bisnis MLM tidak lebih dari bisnis yang menjual
mimpi, bisnis sales, dan segudang pikiran negatif tentang MLM yang membuat
saya menutup diri ketika ada rekan-rekan yang mencoba menawarkan peluang bisnis
tersebut. Suatu ketika, saya “dijebak” oleh teman saya untuk menghadiri
pertemuan yang kemudian baru saya ketahui pertemuan tersebut adalah RTS (Road
to Success). Berawal dari acara tersebut, pikiran saya mengenai bisnis MLM dibuka
sehingga menyadari bahwa praduga negatif saya salah. Saat ini, saya justru berterima
kasih kepada orang yang telah “menjebak” saya untuk hadir di RTS sehingga
saya bisa mengenal High-Desert.
Keteguhan
hati, keikhlasan, dan ketekunan dalam menjalani proses sangat mutlak diperlukan
dalam mengembangkan bisnis ini karena sering kali kita lihat banyak orang yang
gagal di bisnis MLM. Kegagalan mereka disebabkan karena mereka tidak sabar dalam
menjalani prosesnya. Mereka ingin mendapatkan kesuksesan secara instan, tanpa
mau membayar harga sebuah perjuangan sehingga ketika berhadapan dengan permasalahan,
mereka langsung berkata, “Bisnis ini sulit dan tidak cocok untuk saya.”
Tantangan
terbesar yang saya alami dalam mengembangkan bisnis ini adalah bagaimana menjadi
“tuan” dan “pemimpin” terhadap diri sendiri karena kami
sadar kalau di bisnis ini, kita dituntut untuk menjadi pemimpin dalam jaringan
kita dan agar bisa memimpin orang lain, kita harus bisa memimpin diri kita sendiri
terlebih dahulu. Selain itu, menjadi pemimpin juga dituntut harus bisa berpikir,
bertindak, dan memberikan teladan selangkah di depan bagi orang yang kita pimpin.
Hal inilah yang menuntut kamu untuk terus belajar dan bertumbuh menjadi pribadi
yang lebih baik. Dalam menjalani proses tersebut, tidak jarang kami mengalami
masa-masa dimana kami mengalami kemunduran semangat, down, dan krisis
kepercayaan diri. Tetapi, saya bersyukur berada di lingkungan yang positif dan
di tengah orang-orang yang senantiasa mendukung dan mengingatkan untuk selalu
bertahan satu ronde lagi dan bangkit untuk melanjutkan “pertandingan”
ketika kami “dipukul jatuh”. Mereka juga selalu mengingatkan bahwa
impian kita jauh lebih besar dibandingkan dengan hambatan, rintangan, dan kegagalan.
Bila kita telah berani “membayar harga”-nya, yakinlah bahwa kelak
kita pasti bisa menikmati buah manis dari harga yang kita bayar. Hal itu membuat
kami terus bangkit dan selalu tersenyum saat menjalani sepahit apapun proses
yang kami alami.
Peringkat
Double Diamond ini bukanlah akhir tetapi awal bagi kami untuk menerima tanggung
jawab yang lebih besar dari Allah SWT, yaitu untuk menghantarkan lebih banyak
lagi rekan-rekan kerja kami meraih peringkat Diamond, Double Diamond, dan peringkat
yang lebih tinggi lagi, serta demi pencapaian yang luar biasa di masa datang.
Akhir
kata, kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Mr. Peter Chia dan
Manajemen HD, para staf HD Palembang, dan semua crossline untuk semua
dukungan, kerja sama, dan kebersamaan yang telah terjalin dengan baik selama
ini.
Go
Royal Crown!

|