|
Kondisi Hidup Memotivasi
untuk Melakukan Perubahan dalam Tindakan
Nama: Hendra Utama dan Jenny K
Nomor ID: 090987G
Sponsor: Andri Yonathan
Puji Syukur pada Tuhan Yang Maha Esa. Karena kemurahanNya, saya bisa menjalani
proses dan mencapai posisi Executive Diamond. Karena anugrahNya, saya dikelilingi
orang-orang yang saya cintai terutama Jenny (istri saya), Mama, Papa, dan Bp.
Hendy Hermawan (kakak saya). Juga, rekan-rekan kerja, yaitu upline sekaligus
mentor: Pak Andri Yonathan dan Bu Lisan, Bp. Herman Susilo Haslim dan Bu Elsa
Lukardi, Bp. Alex Sutojo dan Bu Leny, Bp. Tjandra Gunawan dan Bu Tanti, Bp.
Julianto Eka Putra dan Bu Yenny Tantono, upline internasional Mr. Donald
Lee, serta downline tercinta, khususnya Ibu Tuti Kurniawan dan Pak Ronny
Kurnawan, Bu Iis Anitin dan Pak Kwang Hoa, Bu Jenny Tantona dan Pak Husin Tjandra,
Pak Thamrin Karim dan Bu Lily Theodore, Bu Karjeni Kosasih dan Pak Hendrawan,
Bu Henih Kosim dan Pak Yanto, Bu Leny Mulyadi dan Pak Benny, Bu Henny Ratna
dan Pak Bakri Markus, Dokter Monik Novita dan Dokter Ronny, Bu Namsih, Pak Martin,
Bu Rohayati Suryaman, Pak Tomi Santosa, Bu Titi Machrusah, Pak Rudy Kartawidjaja,
Bu Christiana Atin, Bu Melinda Yusman, Bu Selvi, Pak Eka Riswanto, Pak Hendi
Gustaman, Bu Anna Poedjiadi, serta Bu Suwarto. Anda semualah yang membantu dan
mendukung proses perubahan dalam diri saya. Berkat Anda, saya bisa mencapai
kesuksesan ini.

Terima
kasih pula kepada Mr. Peter Chia yang membawa bisnis HD ke Indonesia dan seluruh
jajaran manajemen High-Desert di Jakarta, Bandung, dan Surabaya yang membantu
kelancaran bisnis. Tak lupa, terima kasih untuk seluruh crossline di
Indonesia yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu walau telah turut menginspirasi
saya dalam menjalankan bisnis ini. Doa dan dukungan saya selalu menyertai Anda
agar Anda mencapai kesuksesan yang Anda inginkan.
Saya
tidak pernah menyangka bahwa saya bisa bergabung dan menjalankan bisnis MLM
secara fulltime. Mulanya pun, saya malu, takut, dan gengsi untuk menjalankan
bisnis ini. Pola pikir itulah yang tertanam dalam diri saya sehingga saya mengalami
banyak hambatan dan penolakan.
Akhirnya,
saya menyadari bahwa hidup saya tidak akan berubah apabila mengikuti perasaan
malu, takut, dan gengsi. Itulah tantangan yang kerap dihadapi dalam menjalankan
bisnis ini. Kita menemui banyak orang tidak percaya bisnis MLM karena banyak
orang gagal menjalankan bisnis ini. Setelah saya selidiki, ternyata bisnis lain
di luar MLM pun banyak sekali yang gagal, bahkan dengan RISIKO yang jauh lebih
besar. Keyakinan saya bertumbuh setelah saya tahu bahwa bisnis ini menyediakan
sistem pendidikan yang membantu setiap orang yang belum berpengalaman hingga
berhasil. Di bisnis lain, kita tidak mendapatkan bimbingan seperti ini karena
takut ada pesaing.
Peluang
bisnis ini pun sangat besar karena belum banyak orang mengerti dan memilih MLM
yang baik dan berjangka panjang. Begitu banyak MLM yang memberikan iming-iming
dan bisa cepat kaya secara instan, padahal tidak ada satu pun bisnis yang bisa
memberikan hasil instan. Yang masuk akal, tentunya setiap bisnis memerlukan
PROSES untuk berkembang, tahap demi tahap.
Setiap
orang tentu ingin berhasil dalam hidupnya, tetapi kita harus mempunyai persiapan
yaitu MENTAL dan PENGETAHUAN. Kita mendambakan rekan kerja yang banyak karena
semakin banyak rekan kerja yang berhasil, maka secara otomatis kita pun semakin
berhasil.
Faktor
pertama, yaitu MENTAL, sangat menentukan seberapa cepat seseorang bisa berhasil.
Faktor ini tentu saja harus diasah dalam diri. Orang sukses pasti percaya diri,
tidak takut gagal, berpikir positif, selalu fokus pada solusi jika ada masalah,
mandiri, serta aktif mencari informasi yang baru dari buku, kaset, dan sarana-sarana
penunjang supaya bisnisnya cepat berkembang.
Faktor
yang kedua adalah PENGETAHUAN. Tanpa pengetahuan kita akan semakin lama menunda
keberhasilan. Kita akan dengan mudah meyakinkan orang dalam bisnis apabila kita
mempunyai pengetahuan dan wawasan luas tentang bisnis dan produk yang kita jual.
Dulu,
saya berpikir kalau usaha sendiri itu besar risikonya dan hasilnya pun tidak
pasti. Pikiran itulah yang membuat saya tidak yakin bisa punya usaha sendiri.
Tetapi, dengan adanya bisnis MLM, keraguan saya hilang. Mengapa saya memilih
bisnis MLM padahal risikonya lebih besar dibandingkan bila bekerja sebagai karyawan?
Sebagai karyawan, penghasilan dibatasi dan tidak memiliki kebebasan waktu, terutama
waktu untuk keluarga, karena semakin tinggi jabatan saya, semakin besarlah tanggung
jawab saya pada perusahaan saya bekerja. MLM menggabungkan enaknya menjadi karyawan
dan enaknya menjadi pengusaha.
Oleh
karena itu, saya ingin mengajak rekan-rekan di HD, apabila kita memulai dan
menjalankan bisnis ini, ada 3 langkah untuk mempercepat agar kita berhasil,
yaitu:
- Perubahan
dalam pola pikir. Anda adalah apa yang anda pikirkan! Bila kita berpikir
kalau kita tidak mampu untuk sukses, maka kita pun sudah memutuskan bahwa
kita orang gagal. Sebaliknya, bila kita berpikir pasti sukses, maka kita
pun memutuskan bahwa kita adalah orang berhasil dan bisa mencapai apa yang
kita inginkan.
- Perubahan
dalam lingkungan. Pilihlah lingkungan yang membantu kita untuk berhasil.
Bila kita salah dalam memilih lingkungan, maka kita pun akan dipengaruhi
lingkungan tersebut, yang membuat kita sulit untuk mencapai kesuksesan.
- Perubahan
dalam tindakan. Setelah kita mengubah pola pikir dan lingkungan kita, maka
yang terpenting adalah mengubah tindakan kita yang awalnya tidak efektif
menjadi tindakan yang produktif sehingga menimbulkan hasil-hasil positif
yang membangun dan membawa diri kita lebih cepat untuk berhasil.
Demikianlah
sharing dari saya. Sayalah orang pertama yang yakin bahwa apabila kita mau berjuang
untuk berubah dan menjalankan prosesnya, maka pasti kita akan berhasil dalam
kehidupan. Orang gagal selalu punya alasan, tetapi orang sukses selalu mencari
cara untuk berhasil!
Go
Royal Crown!
|