Mendidik Anak agar Ramah Lingkungan

lebah madu anak ramah lingkungan pendidikan keluarga
Agar anak-anak Anda menjadi manusia yang peduli pada sekitarnya, Anda harus mendidiknya sejak awal dalam kehidupan berkeluarga. Berikut ini ada enam tips yang dapat Anda terapkan secara perlahan-lahan sebagai bagian dari pendidikan ramah lingkungan tersebut.

Pertama, ajarkan mereka untuk menghargai lingkungan luar rumah. Hal ini bisa dimulai dengan kegiatan yang dilakukan di halaman rumah Anda, misalnya dengan mengajak anak Anda menanam sebatang pohon atau tanaman lain dan kemudian menyerahkan tanggung jawab perawatannya kepada buah hati Anda itu.

Selain kegiatan bertanam, Anda dapat merancang liburan keluarga yang fokus pada kegiatan luar ruangan, misalnya ke pantai atau kebun binatang. Ajak anak Anda berdiskusi mengenai pengalaman saat itu, terutama mengenai pentingnya melindungi habitat tersebut. Anda juga dapat mengajak anak Anda bersepeda yang, tentunya, harus berada di bawah pengawasan Anda.

Kedua, tunjukkan teladan daur ulang ke anak Anda dengan selalu melibatkannya di kegiatan tersebut, misalnya saat membersihkan benda-benda yang dapat didaur ulang atau ketika memanfaatkan benda-benda hasil daur ulang tersebut. Selain daur ulang, minta anak Anda untuk menyumbangkan buku, pakaian, dan mainan bekas yang tidak lagi mereka gunakan. Ajak ia turut mengantarkan barang bekas tersebut ke tempat yang membutuhkan, misalnya panti asuhan, sehingga ia dapat memahami bagaimana benda-benda bekasnya itu dapat berguna bagi orang lain.

Ketiga, meminum air yang disediakan di rumah Anda, bukan membeli air mineral. Gunakan tempat minum yang dapat digunakan berulang kali. Dengan demikian, Anda mendidik anak Anda untuk sebisa mungkin mengurangi sampah plastik.

Keempat, bersihkan rumah Anda dengan cara alami. Ini berarti, Anda sebaiknya tidak menggunakan bahan-bahan kimia saat membersihkan rumah Anda. Dengan cara yang mampu diserapnya, beritahu anak Anda mengapa Anda tidak menggunakan bahan-bahan kimia.

Kelima, ajak anak Anda untuk bergabung pada kegiatan kelompok peduli lingkungan. Misalnya, ketika ada kegiatan bakti sosial membersihkan selokan di kompleks tempat tinggal Anda.

Dan terakhir, ajarkan anak Anda untuk hemat menggunakan air dan listrik. Selalu ingatkan untuk mematikan air, lampu, dan peralatan elektronik bila tidak digunakan.



Komputer Hemat Energi
lebah madu  global warming hemat energi listrik laptop komputer
Komputer adalah salah satu peralatan elektronik yang cenderung akan dipakai setiap hari. Tentu saja, komputer membutuhkan daya listrik yang tidak sedikit. Berikut ini tips agar komputer Anda lebih hemat energi.

Bila hendak membeli komputer, Anda perlu mengevaluasi kebutuhan Anda terlebih dahulu. Dengan memastikan bagaimana komputer itu akan digunakan, Anda akan terbantu untuk menentukan pilihan yang efisien. Bila Anda hendak menggunakan komputer untuk tugas sederhana, seperti memeriksa e-mail, surfing di internet, atau menonton film, maka netbook mungkin bisa menjadi pilihan utama Anda. Netbook bukan hanya lebih murah, namun juga memiliki prosesor yang menyedot lebih sedikit energi. Pastikan juga kalau komputer Anda menggunakan komponen-komponen yang low-power.

Saat menggunakan komputer, manfaatkan mode stand-by, sleep, atau hibernate. Mode ini akan menghemat energi pada saat komputer Anda sedang tidak aktif. Mengaktifkan screen saver bukan keputusan bijak karena tidak akan mengurangi penggunaan energi sama sekali.

Untuk mengoptimalkan penghematan energi ini, Anda dapat memanfaatkan fitur power-management yang disediakan oleh sistem operasi komputer Anda. Biasanya Anda membutuhkan program atau perangkat lunak tertentu untuk membantu pengaturan fitur tersebut, misalnya perangkat lunak Power Save Mac untuk pengguna Macintosh atau program EZ Wizard untuk pengguna Microsoft Windows XP.

Ketika Anda berniat mengganti komputer lama Anda dengan komputer baru, cobalah jawab pertanyaan ini: Apakah komputer lama Anda masih mampu memenuhi kebutuhan Anda? Bila "ya", coba pertimbangkan untuk memperpanjang masa penggunaannya. Keputusan ini bukan hanya menghemat pengeluaran Anda, namun juga mengefisiensikan material yang telah dirakit di komputer Anda.

Bagaimana bila jawaban Anda adalah "tidak"?

Kalau komputer lama masih berfungsi baik, Anda dapat menjualnya atau menyumbangkannya. Menyimpannya tanpa menggunakannya sama sekali bukanlah pilihan yang disarankan.

Sekarang, apakah artikel ini mampu menggugah Anda untuk proaktif menghemat energi? Semoga.



Pemanasan Global dan Kesehatan


Menurut ahli kesehatan masyarakat dari Depkes Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, I Made Jaya, pemanasan global merupakan akibat dari rangkaian fenomena yang saling kait, antara lain pertambahan penduduk, peningkatan permintaan sumber daya alam, industrialisasi, konsumsi BBM, emisi, peningkatan suhu, mencairnya es, makin tingginya uap air, dan perubahan arah angin muson.

Dia mencontohkan, dengan pemanasan global, amplitudo suhu makin besar. Di siang hari, suhu dapat lebih panas dan lebih dingin di malam hari, tergantung daerahnya. Kondisi itu saja menyebabkan daya tahan tubuh rawan menurun sehingga manusia mudah terjangkit penyakit.

Hal yang lebih mengkhawatirkan, makin merebaknya penyakit akibat perubahan musim. ”Dulu, cacar air biasanya pada September dan Oktober. Masuk musim hujan, pertumbuhan jamur dan virus makin mudah. Namun, kini, sepanjang tahun terdapat kasus itu,” ujarnya.

Kelangkaan sumber air akibat ketidakteraturan musim dan kegagalan manajemen air akan berpengaruh terhadap kelangkaan pangan dan penyakit kurang gizi. Agen penyakit juga gampang bermutasi. Hal ini, misalnya, terlihat dengan kemunculan kasus flu burung dan influenza A (H1N1). Virus corona, misalnya, bermutasi sehingga menyebabkan SARS.

Banyak kawasan menghangat sehingga parasit pembawa penyakit, seperti nyamuk, menyebar ke daerah baru yang tak siap dengan kedatangan pembawa penyakit itu.

[sumber: kompas.com]

 

Berita Terkini

3/9/2010
Seminar Kesehatan Tegal

Seminar yang mengambil tema “Peran Produk Perlebahan dalam Mengatasi Kelelahan d

1/9/2010
Seminar Kesehatan Papua

Bertempat di Aston Jayapura (Hotel & Convention Centre), Jl. Percetakan Negara,

Artikel Baru

31/8/2010
Cara Cerdik Hadapi Cacar Air

Karena semua orang pernah mengalami sakit ini, anggapan masyarakat pun muncul bahwa penyakit ini “wajib” dialami oleh setiap orang, terutama saat mereka masih berada di usia anak-anak.

19/8/2010
Ragam Cara Peduli Arthritis

Sayangnya, belum ada pengobatan yang berhasil ditemukan untuk menyembuhkan arthritis secara total. Saat ini, pengobatan yang ada sebatas bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman, serta mencegah kemungkinan cacat.


ARSIP POJOK >>

     
Copyright©2007-2010 by PT Harmoni Dinamik Indonesia. Red Top Square #B7-8, Jl. Pecenongan Raya No.72, Jakarta 10120.