Bookmark and Share   
Tombol Lift 40 kali Lebih Berkuman daripada Dudukan Toilet

Bagi Anda yang bekerja atau tinggal di gedung bertingkat, lift merupakan sarana pendukung aktivitas. Namun ingatlah, selalu segera mencuci tangan seusai memencet tombol lift. Pasalnya, tombol-tombol di lift mengandung kuman dan bakteri 40 kali lebih banyak dari tempat duduk toilet umum.

Peringatan tersebut tidak main-main karena para peneliti telah melakukan uji sampel kuman pada lift yang ada di beberapa fasilitas publik, seperti hotel, restoran, bank, perkantoran, dan bandara. Hasilnya, ditemukan 313 koloni unit bakteri menempel pada tiap sentimeter persegi tombol lift. Bandingkan dengan dudukan toilet yang hanya delapan unit koloni.

Hal lain yang perlu diwaspadai adalah bakteri itu bisa menyebabkan sakit perut dan diare. Bakteri Escherichia coli (E coli) merupakan salah satu jenis bakteri yang lazim ditemukan di tombol lift. Bakteri ini biasanya hidup di usus manusia dan keluar lewat tinja.

Ia menambahkan, meski tombol lift dibersihkan secara teratur, potensi terbentuknya koloni bakteri di sana tetaplah tinggi. "Di gedung bertingkat, bayangkan ada berapa orang yang menyentuh tombol lift setiap jamnya?" kata dr Nicholas Moon dari Mircoban Europe, pihak yang melakukan penelitian ini.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa meja kerja termasuk area berkumpulnya kuman. Papan ketik di komputer, misalnya, mengandung kuman dan bakteri empat kali lebih banyak daripada di toilet.

Karena itu, para ahli mengingatkan pentingnya mencuci tangan sebelum makan atau memproses makanan. Jangan lupa, perkuat daya tahan tubuh Anda dengan produk makanan kesehatan yang berkualitas.

(sumber: KompasHealth)

 

Berita Terkini

16/5/2012
Diamond Summit 2012: United in Love

Wisata DS memang selalu mengetengahkan hal yang selalu baru dan memberi inspiras

7/5/2012
Julianto in Jakarta Post's Prespective

Dalam rubrik Weekender, Julianto berbagi pengalaman dengan jurnalis senior The J

Artikel Baru

8/5/2012
Hindari, Agar BAB Lancar

Susah buang air besar (BAB) atau sembelit biasanya paling sering disebabkan karena tubuh kurang makan serat.

8/5/2012
Waspadai Batuk Rejan!

Orang yang batuk berkepanjangan diminta agar waspada karena bisa menjadi pertanda kanker paru-paru.


ARSIP POJOK >>

     
Copyright © 2012 by PT Harmoni Dinamik Indonesia. Red Top Square #B7-8, Jl. Pecenongan Raya No.72, Jakarta 10120.