>> Artikel Tips Sehat

Tetap sehat bersama Produk High-Desert

Bookmark and Share
Manfaat Jalan Kaki
Berjalan kaki juga dapat mengurangi risiko penyakit-penyakit yang mungkin timbul akibat merokok, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
Kita sering tidak berolah raga secara teratur dengan alasan waktu maupun biaya. Padahal, tidak semua olah raga membutuhkan alat khusus atau waktu yang lama, jalan kaki misalnya. Jalan kaki hanya membutuhkan sepatu yang nyaman, dengan ruang yang cukup bagi jari-jari kaki. Olah raga ini juga tidak memerlukan pakaian khusus, asal sedikit longgar dan terbuat dari bahan yang ringan dan memungkinkan kita bergerak dengan bebas.

Orang yang melakukan aktifitas fisik dengan teratur seperti berjalan kaki, diasosiasikan dengan penurunan angka kematian. Dengan kata lain, pejalan kaki, dapat hidup lebih lama. Orang yang bugar dan aktif memiliki risiko yang lebih rendah terhadap risiko penyempitan pembuluh jantung dibandingkan dengan yang tidak aktif. Berjalan kaki juga dapat mengurangi risiko penyakit-penyakit yang mungkin timbul akibat merokok, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Berjalan Kaki, Aktivitas Sempurna untuk Kesehatan
Berjalan kaki secara teratur juga diyakini dapat meningkatkan rasa percaya diri, menjaga stamina dan meningkatkan energi. Disamping itu, berjalan kaki juga merupakan salah satu cara untuk mengontrol berat badan. Yang tidak kalah penting lagi, berjalan kaki dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, kanker usus, ketegangan (nervous) dan osteoporosis. Berjalan kaki di taman sambil menikmati pemandangan alam juga dapat membantu menenangkan pikiran, memperbaiki mood dan mengurangi depresi.

Memulai Kebiasaan Jalan Kaki
Memulai kebiasaan memang tidak mudah, namun dapat dilakukan dengan bertahap. Ikuti langkah di bawah ini untuk membiasakan diri berjalan kaki:

  • Minggu 1: Mulailah berjalan kaki selama 10 menit setiap tiga hari sekali.
  • Minggu ke 2-3: Cobalah meningkatkan durasi berjalan menjadi 15 menit.
  • Minggu 4: Berjalanlah selama 15 menit dalam 5 hari berturut-turut.
  • Minggu ke 5-9: Selama 2x15 menit atau 1x30 menit selama 5 hari berturut-turut.

Cobalah untuk meningkatkan kecepatan secara perlahan-lahan atau juga melewati jalur yang sukar, seperti area yang memiliki tingkat kemiringan atau tanjakan.

Catatan: Jika terdapat kesulitan pada minggu tertentu, jangan menaikkan kecepatan atau durasi. Sebaiknya bertahanlah pada tingkat dan metode yang dijalani pada minggu tersebut sampai bisa meningkat ke level berikutnya.

Selamat mencoba!
INFO MEDIS >>  
 
Gangguan makan juga bisa memengaruhi kehamilan dan bayi yang akan dilahirkan kelak.Gangguan Makan Berpengaruh Pada Kelahiran
Gangguan makan juga bisa memengaruhi kehamilan dan bayi yang akan dilahirkan kelak.
...Selengkapnya
Meski ponsel bisa membuat interaksi dengan orang lain jadi lebih mudah, namun juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.Awas, Ponsel Bisa Bikin Impoten!
Meski ponsel bisa membuat interaksi dengan orang lain jadi lebih mudah, namun juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
...Selengkapnya

INFO PRODUK >>  
 
Lebaran selalu dimeriahkan dengan aneka makanan nikmat.Tetap Langsing Pascalebaran
Lebaran selalu dimeriahkan dengan aneka makanan nikmat.

...Selengkapnya
Bakat anak perlu kita perlajari sejak kecil.Gali Bakat Anak Sejak Dini
Bakat anak perlu kita perlajari sejak kecil.

...Selengkapnya
INFO KESEHATAN >>
 
Semakin banyak wanita melakukan selfie dan mengunggahnya di media sosial, maka semakin mereka merasa dirinya negatif.'Selfie' Mengganggu Kesehatan Mental
Semakin banyak wanita melakukan selfie dan mengunggahnya di media sosial, maka semakin mereka merasa dirinya negatif....Selengkapnya

Semakin menantang sebuah pekerjaan, ternyata semakin baik untuk kesehatan otak.Tantangan Pekerjaan Menjauhkan Pikun
Semakin menantang sebuah pekerjaan, ternyata semakin baik untuk kesehatan otak....Selengkapnya
 

ARSIP ARTIKEL >>
 
Copyright © 2014 by PT Harmoni Dinamik Indonesia. Red Top Square #B7-8, Jl. Pecenongan Raya No.72, Jakarta 10120.